Hi Guys...
Selamat datang di blog Digital Studio College!
Buat yang belum pernah tahu, Digital Studio College adalah
'School of Visual Communication' dengan jurusan: Design - Animation - Film Making
Di sini para blogger; kel. besar Digital Studio, praktisi / pemerhati Visual Communication / Computer Graphics, atau yang sekedar ingin tahu,bisa sharing & diskusi, atau malah nampangin :-) project / karya Design / Animation / Film kamu, ataupun sekedar berbagi tips & informasi lainnya.
Yang pasti, lewat blog ini, kita semua makin ok & kaya wawasan.
Have a nice blogging!!
Kamis, 13 Maret 2008
Welcome to Digital Studio College!!
If you like this post, please sign up for free email updates.
Sharing Pengalaman dari Alumni DSC
Vina Puspita alumnus Digital Design angkatan VIII, mensharingkan pengalamannya setelah lulus dari DS.
Berikut ini sharing pengalamannya:
I'm so glad n happy,,n so much thx God for everything,,,
actually magz is one of my dream (my junior high school dream,,hehe)..'till i studied in DS, n found a lots of things i could do in design,,i mean, ngga cuma majalah,,tapi ada branding,,retail, advrtising,, etc,,,which is bnyk jurusan yg bs d tekunin,,
n now,,surprisingly,,i'm landed on magazine world,,haha,,before,,i n pieta are working as designers (just 2 of us) for " B'GIRL!" magazine, it's still 1 group with aneka Yes!, but b'girl! is more young, more teen, n girly (n the target is B+ to A), n i'll share my (new)experience,,hooo
actually,, i'm so happy could work with pie too,,hehe,,mempermudah masa adaptasi,,hehe,,coz we both hv known each other, n each characters,,
for me,work in magazine is fun n interesting,,its so close with entertaint life,,full of update things,,n our job (as designers) actually not as bored as people think,, becoz,,besides fighting n strugling with deadline (hihiii).. i also help n handle the
photo session (for the composition, balance, n the art of a photo), then, sometimes we take care of models n directing them for photo session,,hee,,, thats why
it's not getting so bored, n learn so much...
trus, jg jd suka ketemu artis,,suka foto'' artis,,dan sekitarnya,,hehe..
the dark side of magazine world,hemm,
we are so competitive with other magz,,then we
have to be innovative,,finding something new for our
magazine..
but,,i'm happy b'coz technically, our skill of those
'adobe' program that we got from DS is very useful n
it works,, ^ ^
thx to the teachers,,
that's my experiencee,,,hehehe
i'll tell the updates!!
If you like this post, please sign up for free email updates.
Sharing Pengalaman dari Alumni DSC
Kelvin Wenas alumnus Digital Design angkatan VII, mensharingkan pengalamannya setelah satu tahun lulus dari DS. Bekerja di Jakarta dan sekarang lompat ke Spore.
Berikut ini sharing pengalamannya:
kemaren kan terakhir kerja di batavianet, begitu 1 taon kerja saya keluar bu, sekarang keterima di perushaan di singapore XD jadi tinggal di sini, sama sambilan nunggu Employment passnya keluar.
yang di bawah ini bisa buat kasih tau ke anak2 digital studio lainnya.
uits, gw anak digital studio college angkatan 7, dari sekian banyaknya mata kuliah gw cenderung masuk ke Multimedia, sekarang gw diterima di perusahaan di singapore (tinggal nunggu S pass keluar doang, tgl 25 Februari mulai masuk kerja) ini sebagian sharing buat yang kira kira mau kerja di singapore.
cari kerja di www.jobsdb.com, www.monster.com.sg, jobstreet, etc etc lah, kalo bisa apply kerja sebelom jalan ke sono, dan biarin itu kontak cuman ada di email, jadi kalo dia minta interview atau apa, dari panggilan pertama baru jalan ke singapore, buat lebih detail bisa email gw sih kalo mao.
sebenernya kendala utama cari kerja di singapore rata rata itu :
-"Only Singaporean/ PR and Malaysians may apply."
ini kata-kata yang paling sering keliatan pas apply work dari luar, sebagian ga cantumin tapi tetep ada ginian, jadinya kalo ga diproses ato dikontak tandanya ini dah ga lewat deh, kalo lu banyak duit, apply PR dulu, lebih gampang dapet kerjanya, soalnya disini sistem slot, setiap X orang singaporean cuman boleh ada 1 foreigner (diluar PR kayaknya)
-"Bilingual in English & Mandarin"
walaupun ga terlalu sering keluar tapi ini sesekali jadi kendala juga, karena rata2 orang indonesia ga bisa mandarin.
-"Qualification - Diploma "
ini yang paling menguntungkan buat anak2 Digital Studio college XD, 95% perusahaan yg gw liat ga pernah nyebut "Degree" dan lebih memilih "Work Experience"
-"work experience"
yaah ini sih sisanya, kalo kerja di satu bidang terus dan apply ke bidang yang sama, karena biasanya portfolio makin bagus jadinya gampang keterima kerja, gw pernah apply juga kok ke yang work experience perlu 2 taon sementara gw baru kerja 1 taon karena merasa portfolio bagus wkwkwkwk. jadi spesialisasi diperlukan
selain work experience dia orang sangat menghargai "Porftolio", pas dateng interview boro boro gw bawa ijasah, sertifikat digital studio ato yg adobe punya, dateng cuman bawa badan, flashdisk 1, sama dompet, pulang bawa employment pass application form buat ngurus ijin kerja di singapore wkwkwkwk.
buat yang mau masuk bidang multimedia juga, kalo flash jangan lupa belajarin ActionScript, flash tiap seri makin lama makin canggih, kayak flash CS3 bisa import dari psd langsung, actionscript dipake banget soalnya biar bisa bikin flash application gitu ga cuman flash animation
kalo actionscript dah jago, buat multimedia belajarin 3d juga biar ga terbatas pada 2d doang.
kalau itu udah jago juga, dan mau lebih jago lagi kalo bisa belajarin ASP ato ASP.NET (tapi ini mata kuliahnya anak IT ato SI, jadinya ga gitu perlu, tapi kalo bisa belajarin juga) soalnya kerjaan sini banyak yg perlu itu juga.
tadinya gw mau kul di raffles tapi dah dapet kerja gw postpone deh itu kul, cari duid dulu, kemahalan sih raffles (gile goceng $sing bo per beberapa bulan). gw dah liat hasil kerja anak anak "bachelor raffles" (temen gw kul di sono dan dia dapet buku taonannya jg) wah, kurang lebih kayak anak2 digital studio punya, banyak sih yang kreatif juga, tp banyak yg jelek juga, setelah pernah kerja, yang keliatan dari sebagian anak-anak raffles punya portfolio itu "mentah".
misalnya gw ada liat orang bikin website macam portal gitu, tapi rata2 cuman tau design, Ok pengaturan design sama bentuknya udah bisa dipakai di dunia kerja, tapi rata2 ga tau informasi apa yang harus ditampilkan pada website portal, kenapanya, iklan sebaiknya dimana, dimana efisiennya, jadi kalo browsing jangan cuman liat bentuk websitenya, tapi informasi apa ditampilin di mana dan pikir kenapa nya juga.
dan seperti anak digital studio college lainnya, sangat banyak projek idealis yang membuat kita merasa "ini gueh banget geto looh" yaah macem2 berantakan tapi secara design keliatan bagus dan mungkin sangat mencerminkan diri tiap orang, dimana saat kerja boro boro gw bisa bikin yang begituan, toh dikasihnya project corporate2 doang, paling maksimal juga design iklan buat otomotif yg bisa rada keren2an.
tapi yaah itu projek kalian, kalo mau bikin projek idealis, kapan lagi, kalo dunia kerja ga dapet gituan, biarlah pas kuliah bikin gituan. yang penting ngerti gimana bikinnya
If you like this post, please sign up for free email updates.
Selasa, 04 Maret 2008
Pameran Fokus di JCC, Jakarta (12-16 Maret 2008)
Pameran berlangsung dari tanggal 12 - 16 Maret 2008. Digital Studio ikut serta dalam pameran ini. Stand DS berada di stand No.26. Silahkan teman-teman untuk datang di Stand Digital Studio dan jangan lupa bawa adik, kakak, bapak dan ibu serta teman-teman. :)
Stan DS akan memajang beberapa karya siswa baik dalam bentuk display atau movie.
Akan ada staff DS, yang ingin menjelaskan, jika ada yang ingin konsultasi dan ingin tanya lebih jauh tentang program pendidikan apa saja yang ada di Digital Studio.
So..ditunggu ya..kedatangan kalian di stand kami...:)
If you like this post, please sign up for free email updates.
Seminar Blender - "Bikin ANimasiMu Pake Blender!" (15 Maret 2008)

Kembali cerita soal blender. Percaya atau tidak Blender yang diciptakan oleh sebuah yayasan non profit di Belanda ini memiliki jaringan supporting yang luas dan terutama adalah kebanyakan dalam format open source alias Free. Dan sekarang Blender Foundation sendiri sedang giat2nya untuk merilis sertifikat Internasional untuk pengguna software ini. Keren banget kan? Itu berarti kalo sertifikasi Internasional aja sudah bisa dibikin, berarti software 3D gratis ini sudah bisa diakui oleh dunia Internasional dan tidak menutup kemungkinan akan memiliki standard Industri.
Nah Indonesia sendiri sedang giat2nya untuk meningkatkan industrinya terlebih di industri kreatif, so... kenapa kita gak ikutan juga??? Dan yang terpenting adalah tidak ada lagi alasan software mahal atau dikejar2 karena bajakan untuk bisa ikutan dalam industri kreatif, gak percaya???
Makanya ikut
Seminar
"Bikin Animasimu Pake Blender"
Dengan topik " tips n trik Character animation!" yang akan dibawakan oleh Edy Surachman alias Eddie Blender. Eddie adalah moderator untuk topik Blender di froum www.IndoCG.com dan pemilik situs blender indonesia www.blender-an.org.
Seminar bakal diadain pada :
Hari : Sabtu
Tanggal : 15 Maret 2008
Tempat : Mc Donalds Kelapa gading lantai 2.
Waktu : Pk. 09.00 - 12.00 WIB
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi
021-45850107
Digital Studio Kelapa Gading
If you like this post, please sign up for free email updates.
Senin, 03 Maret 2008
Open Seminar - Pioneer (HDTV) (1 Maret 2008)
Digital Studio College kembali mengadakan open seminar tentang High Definition TV pada hari .Open Seminar ini terselenggara atas kerjasama antara Digital Studio dengan Pioneer. Pembicara seminar dari pihak Pineer, yaitu Bpk. Wira Sutedja, beliau adalah General Manager Car Audio Division)
Tim dari Pioneer dalam acara ini mendisplaykan 2 buah unit TV Plasma HDTV dan TV Plasma non HDTV serta 1 unit audio system surround.
Di awal presentasi dimulai dengan sedikit permainan yang cukup memutar otak dan menguji daya nalar kita. Setelah itu acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai teknologi HDTV saat ini. Ada 2 buah unit TV Plasma dengan teknologi yang berbeda (HDTV dan non HDTV), setiap peserta diberikan isian form untuk membandingkan 2 teknologi tersebut, Dalam tiap isian, peserta ditayangkan beberapa shot kamera, dan peserta diminta untuk mengisi form mengenai perbandingan teknologi tersebut.
Televisi resolusi tinggi atau high-definition television (HDTV) adalah standar televisi digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. Ia memiliki resolusi yang jauh lebih tinggi dari standar lama. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL yang digunakan di Indonesia.
If you like this post, please sign up for free email updates.
Rabu, 30 Januari 2008
Sosialisasi Acara 1001 Inspiration
Salah satu acara di 1001 Inspiration tahun 2008 adalah sosialisasi acara dan lomba character “Indie Smile” acara ini merupakan salah satu rangkaian acara 1001 tahun 2008, sosialisasi akan diadakan di kampus2 yang mempunyai jurusan DKV di Surabaya, Bandung da Jakarta. Surabaya sudah dilaksanakan pada bulan November 2007 di Universitas Ciputra, Univ Petra, STIKOM, dan ITS (institut tekhnologi Sepuluh November) oleh pak Andi SB, sedangkan di Jakarta sudah dilaksanakan di Trisakti dengan jumlah audience 350 orang.
Selasa, 11 Desember 2007
STISI (Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Design)
Sekolah pertama yang didatangi tim 1001 adalah STISI, tim 1001 datang sekitar jam ½ 12 siang dan yang terlihat pertama kali adalah kampus ini terlihat sepi mahasiswanya. Setelah dilakukan set up tempat (tempat yang disediakan adalah ruangan kelas yang banyak dihiasi oleh portfolio siswa dan tidak bisa menampung banyak orang, kapasitas maksimal sekitar 60 orang) dan banyak snack juga yang tersedia.
Acara dibuka oleh Ronald Wira yang menjadi MC lalu dilanjutkan oleh presentasi oleh bapak Andi SB. Pak Andi mampu membangkitkan semangat para mahasiswa di STISI yang terlihat kurang antusias pada awalnya lalu mulai antusias mendengarkan. Acara dilanjutkan kembal oleh Ronald Wira yang dengan spontanitas membuat kuis2 kecil untuk pembagian door prize.
Setelah itu Deny K dari Concept melanjutkan dengan tips n trik Character menggunakan Adobe photoshop, peserta lumayan antusias melihatnya karena software photoshop lazim dipakai oleh mahasiswa design. Lalu dilanjutkan oleh tips n trik dari Murdhi membawakan materi blender, Murdhi sudah membawakan dengan lumayan baik dengan memberikan penjelasan tentang kebijakan menggunakan software bajakan dan blender sendiri sebagai open source, tapi software ini mungkin masih belum terlalu dikenal oleh siswa disini jadi masih banyak yang agak bingung terlihat dari muka mereka yang terlihat agak bingung.
Setelah selesai acara team bongkaran, dan sempat berbincang2 dengan dosen2 di STISI termasuk Rektornya (karena Rektornya masih muda dan tidak terlihat sebagai rektor team menyangka beliau adalah dosen / ketua jurusan di STISI ;) ) setelah itu tem kembali ke penginapan. Jumlah peserta yang mengikuti acara adalah: 52 orang. End of day 1
Rabu, 12 Desember 2007
ITB (Institut Teknologi Bandung)
Kampus yang mempunyai suasana yang menyenangkan ini menjadi tujuan pertama di hari ke 2 sosialisasi acara 1001. Acara dilaksanakan di ruangan seminar FRSD ITB, setelah itu acara dimulai dengan perkenalan 1001 Inspiration dan dilanjutkan oleh presentasi dari pak Djoko, lalu tips n trik adobe photoshop oleh Deni K dan diakhiri oleh Murdhi membawakan materi blender.
Peserta di ITB terlihat memang agak kurang mendengarkan secara seksama ini mungkin kurang tertariknya mereka atau memang mereka sudah mengerti apa yang dibicarakan di presentasi ini karena kelihatan memang mahasiswa ITB ini memang orang2 pilihan, pada saat pembicara sedang berbicara beberapa kelompok diantara mereka sibuk dengan urusannya sendiri dan membuat sedikit suara2.
Overall acara berlangsung dengan baik, jumlah peserta di ITB sebanyak 121 orang. Setelah maka sian yang menyenangkan di ITB team melanjutkan perjalanan ke ITHB
ITHB (Institut Teknologi Harapan Bangsa)
ITHB merupakan satu yayasan dengan Universitas Petra, kelihatan dari kampusnya yang clean dan tertib. Acara dilaksanakan di ruang seminar lt.3, siswa ITHB agak terlambat datang karena baru menghadiri kelas, walaupun mengantri tapi mereka terlihat cuup rapih dan tidak terlalu ribut pada saat mengantri.
Ara sendiri berlangsung sama seperti ditempat2 sebelumnya yaitu dibuka oleh MC ronald Wira lalu dilanjtkan dengan presentasi dari pak Djoko dan selanjutnya tips & trik dari Deny dan terakhir ditutup oleh Murdhi. Mahasiswanya juga cukup lumayan memperhatikan acara ini sampai selesai. Jumlah total pesertanya adalah 85 orang. End of day 2.
Kamis, 13 Desember 2007
Universitas Widyatama
Hari ke-3 sosialisasi dilanjutkan ke Universitas Widyatama, Universitas ini cukup besar gedungnya dan ruangan yang diberikan untuk acara sosialisasi juga besar (Ruang teater lt.6) tapi ternyata yang datang mengikuti acara sosialisasi acara ini tidak terlalu banyak hanya 54 orang, mungkin acara ini tidak terlalu disosialisasikan ke para mahasiswanya.
Acara sendiri berlangsung lancar dengan susunan acara seperti diatas. Sangat disayangkan jumlah pesertanya yang tidak terlau banyak padahal antusias peserta yang datang lumayan baik. Lalu sosialisasi dilanjutkan ke ITENAS
ITENAS (Institut Teknologi Nasional)
Mahasiswa Itenas pertama kali sempat membuata agak heboh juga karena jumlah meraka yang mau mengikuti acara ini lumayan banayak karena ruangan yang dipakai bentuknya lorong jumlah antrian mereka mampu memenuhi lorong di gedung tersebut. Tapi setelah mereka mengikuti acara sosialisasi terlihat bahwa antusiasme mereka sangat kurang karena sebagian besar dari mereka tidak terlalu memperhatikan acaranya.
Acara sosialisasi berlangsung lancar. Total jumlah peserta adalah 121 orang. end of day 3.
Jumat, 14 Desember 2007
Universitas Maranatha
Sosialisasi di Universitas ini pertama kali mendapat sedikit trouble karena ternyata pihak maranatha mau memulai acara secepatnya karena mereka sedang kedatangan tamu dari Cina, mereka ingin memeperlihatkan suasana kelas pada saat ada dosen tamu, tapi jumlah siswanya yang datang sendiri masih sedikit (baru sekitar 5 orang) sisanya adalah tamu mereka dari Cina.
Setelah ditanyakan siswa2 mereka sedang ujian Akhir Semester dan akhirnya diputuskan untuk mengubah susunan acaranya jadi Murdhi yang biasanya tampil belakangan sekarang dijadikan paling depan beruntung saat murdhi sudah mulai membawakan materi blender sudah cukup lumayan siswa yang menghadiri acara.
Acara lalu dilanjutkan oleh pak Djoko dan Deni kebagian menutup acara. Siswa disini terlihat sangat antusias itu bisa dilihat setelah acara ditutup banyak dari siswanya yang menyakan tentang lomba, tips photoshop, dan ternyata di Maranatha mereka sudah memakai software Blender jadi mereka banyak bertanya juga soal software ini. Jumlah peserta di Maranatha adalah 95 orang.
Note : Mulai di kampus Maranatha sampai Unikom dibagikan contoh Peyo dalam bentuk print yang dicetakan oleh salah satu pendukung acara 1001 dalam bentuk Digital Printing yaitu Eazy Printdan Cronos (bentuk perjanjiannya mungkin akan sperti SUBUR dimana peserta 1001 akan mendapatkan discount 50% untuk pencetakan artwork character “Indie Smile)
UNPAS (Universitas Pasundan)
Kesan pertama yang didapatkan di kampus ini adalah kampus yang sangat urban, mungkin kelihatan urban karena mereka juga sedang mengadakan acara exhibisi ini terdiri dari pameran foto, pameran portfolio siswa, mural, dsb.
Acara sosialisasi disini terlihat agak monoton karena siswa yang mendengarkan sebagian besar mendengarkan tapi sepertinya mereka agak kurang mengerti acara yang dibawakan. Acara sendiri berlangsung lancar dengan susunan acara seperti diatas. Jumlah pesertanya sendiri ada 62 orang. End of day 4
Sabtu, 15 Desember 2007
UNIKOM (Universitas Komputer Indonesia)
UNIKOM merupakan kampus terakhir yang dikunjungi oleh team 1001, di kampus ini ditarik bayaran oleh pihak kampus yaitu Rp.15.000,- untuk siswa DKV Unikom dan Rp.25.000,- untuk jurusan dan kampus lainnya. Acara ini sendiri mampu menghadirkan 326 peserta yang terdiri dari mahasiswa UNIKOM dan kampus2 lainnya.
Acara di UNIKOM sendiri lumayan interaktif yang dipandu oleh Dosen UNIOM dan dibuka oleh Dekan UNIKOM. Pak Andi tampil pertama dengan membawakan seminar character dan lomba 1001 Indie Smile, setelah itu ada sesi tanya jawab yang lumayan seru, selanjutnya dilanjutkan oleh Tips & Trik dari Adobe photoshop dan Blender. Yang hebatnya adalah di UNIKOM seluruh pesertanya sangat menyimak acara ini dengan perhatian dan tidak ada yang keluar masuk tempat acara.
If you like this post, please sign up for free email updates.